eBiologi.com

3 Contoh Keragaman Ekosistem Perairan di Indonesia

Keanekaragaman gen dan jenis yang terdapat dalam kehidupan organisme serta kondisi iklim dan tanah yang berbeda-beda di seluruh dunia telah menciptakan banyak ekosistem dengan ciri dan karakteristik yang beragam. Keragaman ekosistem –begitu istilah biologi menyebutnya-, terjadi karena interaksi antara seluruh komponen penyusun kehidupan berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Interaksi tersebut bisa terjadi antar faktor biotik, antar faktor abiotik, serta antara faktor biotik dan abiotik. Adapun pada artikel ini, kita akan membahas seperti apa contoh-contoh keragaman ekosistem yang terdapat di alam semesta kita.

Contoh Keragaman Ekosistem

Contoh Keragaman Ekosistem
Contoh keanekaragaman ekosistem dapat kita temukan dalam kehidupan di darat maupun diperairan. Dalam contoh keragaman ekosistem perairan misalnya, kita dapat melihat bagaimana ekosistem sungai, ekosistem terumbu karang, dan ekosistem hutan bakau yang memiliki pola berbeda baik dari sisi fisik dan kimia lingkungannya, maupun dari sisi organisme yang hidup dan tumbuh di dalamnya.

Ekosistem Sungai

Ekosistem sungai merupakan contoh keragaman ekosistem air tawar yang berupa suatu badan air yang mengalir dari satu arah ke arah lainnya. Air sungai mengandung sedimen dan makanan, semakin jernih air sungai maka sedimen yang dimilikinya akan semakin sedikit. Aliran air secara konstan akan memberikan oksigen ke dalam air. Suhu air juga bervariasi sesuai dengan kedalamannya. Adapun ekosistem sungai umumnya dihuni oleh hewan seperti ikan, kura-kura, ular, hewan invertebrata, plankton, dan buaya. Sedangkan tumbuhan yang menambah keragaman ekosistem ini antara lain eceng gondok, kangkung liar, ganggang, dan rumput hidrofit.

Contoh Keragaman Ekosistem

Contoh keragaman ekosistem sungai

Ekosistem Mangrove

Meski sama-sama memiliki ciri fisik berupa daerah dengan genangan air, hutan mangrove atau hutan bakau termasuk ekosistem yang berbeda dengan contoh keragaman ekosistem sungai. Ekosistem ini berupa hutan di atas rawa berair payau dengan salinitas tinggi. Ekosistem ini terletak pada garis pantai dan sehingga kehidupannya sangat dipengaruhi oleh pasang dan surut air laut. Hutan mangrove tumbuh di tempat-tempat yang berlumpur dengan akumulasi bahan organik tinggi.

Ekosistem mangrove bersifat khas. Pelumpuran yang membuat kurangnya aerasi tanah, tingginya tingkat salinitas, serta daur penggenangan pasang-surut air laut membuat hanya sedikit jenis tumbuhan yang bisa bertahan hidup di dalam ekosistem ini. Namun, ekosistem ini justru dihuni oleh banyak hewan. Berbagai jenis biota laut seperti kepiting, udang, ikan-ikan kecil, serta umang-umang hidup dalam ekosistem ini, termasuk pula burung, ular, dan berbagai macam serangga tinggal dan melengkapi keragaman ekosistem ini.

Contoh Keragaman Ekosistem

Contoh keragaman ekosistem mangrove

Ekosistem Terumbu Karang

Contoh keragaman ekosistem terumbu karang dapat kita temui di perairan laut yang jernih, arusnya kecil, dan dangkal. Terumbu karang dibentuk dari hasil kegiatan berbagai biota laut seperti kerang, siput, cacing, Coelenterata, dan Halimeda. Ekosistem terumbu karang memiliki keragaman biota yang luar biasa indah. Secara umum, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak tempat dengan ekosistem semacam ini. beberapa tempat tersebut misalnya pantai barat Sumatra, pantai selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, pantai utara Sulawesi, dan Maluku.

Contoh Keragaman Ekosistem

Contoh keragaman ekosistem terumbu karang

Nah, itulah contoh keragaman ekosistem perairan yang kita miliki. Bisakah kamu menyebutkan contoh keragaman ekosistem di daerah daratan (terestrial)?

0 Response to "3 Contoh Keragaman Ekosistem Perairan di Indonesia"