eBiologi.com

Daur Fosfor : Proses, Tahapan, dan Gambar Ilustrasinya

Fosfor adalah salah satu unsur penting yang menunjang kehidupan di bumi. Tulang dan gigi kita mengandung fosfor, pupuk, feses hewan (terutama unggas) juga mengandung fosfor. Fosfor memiliki banyak fungsi. Beberapa fungsi unsur yang dilambangkan dengan huruf P ini antara lain sebagai penyusun protein, inti sel, dinding sel, ATP, DNA, dan RNA. Adapun ketersediaan fosfor di ekosistem dapat terjaga karena adanya daur yang berlangsung secara terus menerus. Daur fosfor, itulah pokok bahasan yang akan disampaikan pada artikel ini.

Daur Fosfor

Daur Fosfor
Daur fosfor adalah salah satu daur biogeokimia yang berlangsung paling lama dibandingkan daur air, daur nitrogen, dan daur lainnya. Di alam ini, fosfor bersenyawa dengan beberapa unsur lain, misalnya dengan oksigen untuk membentuk ion-ion fosfat (PO4). Adapun tumbuhan menyerap fosfor hanya dalam dalam bentuk senyawa fosfat ini. 

Daur fosfor berlangsung melalui beberapa tahapan panjang meliputi pelapukan batuan fosfor, penggunaan fosfor oleh tanaman dan hewan, penguraian fosfor organik, dan sedimentasi fosfor. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing tahapan tersebut.

1. Pelapukan Batuan Fosfor

Sebagian besar ketersediaan fosfor di alam bersumber dari hasil pelapukan batuan fosfat. Batuan fosfat melapuk karena pengaruh perubahan cuaca, suhu, dan air hujan. Air hujan membawa ion-ion fosfor yang berasal dari batuan ke tanah sehingga bisa dimanfaatkan oleh tanaman.

2. Daur Fosfor pada Tanaman dan Hewan

Ion-ion fosfat anorganik dari hasil pelapukan batuan yang dibawa oleh air hujan akan terserap ke tanah. Ion-ion fosfor ini kemudian diserap tumbuhan melalui perakaran dan digunakan untuk pertumbuhannya. Beberapa hewan dan manusia yang memakan tumbuhan juga secara tidak langsung telah memasukan fosfor ke dalam tubuhnya. Begitupun dengan tahapan rantai makanan selanjutnya.

Daur Fosfor : Proses, Tahapan, dan Gambar Ilustrasinya

3. Penguraian Fosfor Organik

Tumbuhan, hewan, organisme yang mati, serta feses, dan urinenya terurai menjadi fosfat organik melalui bantuan bakteri. Dalam daur fosfor, fosfat ini kemudian akan kembali tersimpan ke dalam tanah untuk kemudian diserap oleh tumbuhan sebagai hara bagi pertumbuhannya.

4. Sedimentasi Fosfor

Sebagian kecil fosfor yang dihasilkan dari proses pelapukan juga terbawa oleh aliran air menuju tempat terendah. Laut, dalam hal ini adalah tempat terjadinya sedimentasi fosfor yang dibawa air melalui alirannya. Sedimentasi ini dimanfaatkan oleh ganggang dan beberapa tumbuhan air untuk pertumbuhannya. Ikan-ikan dan organisme tingkat tinggi yang memakan hasil dari tumbuhan air dan ganggang juga telah mengambil bagian dalam daur fosfor ini. Mereka memanfaatkan fosfor untuk pertumbuhannya, tersimpan di dalam jaringan tubuhnya, dan akan terurai saat mereka mati.

5. Pengangkutan Fosfor dari Laut ke Darat

Di tempat-tempat tertentu, burung guano yang memakan ikan-ikan laut telah berhasil mengangkut fosfor dari lautan ke darat. Mereka memangsa ikan di ekosistem laut yang mengandung banyak fosfor dan mengubahnya menjadi feses yang sangat kaya akan fosfor. Feses guano ini biasa ditemukan di goa-goa di daratan dan sangat baik digunakan sebagai pupuk tanaman.

Nah, itulah beberapa tahapan yang dilalui dalam daur fosfor. Daur fosfor memegang peranan penting dalam berlangsungnya kehidupan dan tercapainya keseimbangan ekosistem. Jika ada satu komponen saja yang rusak dalam daur fosfor ini, makan keseimbangan ekosistem tentu akan terganggu.

0 Response to "Daur Fosfor : Proses, Tahapan, dan Gambar Ilustrasinya"