eBiologi.com

Ekosistem Danau, Ekosistem Air Tawar yang Lentik (Tak Mengalir)

Danau adalah suatu badan air yang luas dan diam tak mengalir. Berdasarkan penetrasi cahaya yang masuk, ekosistem danau dibagi menjadi 2 daerah, yaitu daerah fotik yang dapat ditembus cahaya sehingga fotosintesis dapat terjadi, serta daerah afotik yang tidak bisa ditembus cahaya.

Ekosistem Danau

Dalam ekosistem danau terdapat perbedaan suhu yang drastis di masing-masing kedalamannya. Daerah di permukaan akan memiliki suhu yang berbeda (lebih hangat) dibandingkan daerah di dasar. Nah, daerah pemisah antara kedua suhu ini dikenal dengan istilah daerah termoklirt. Adapun karena perbedaan-perbedaan tersebut, komunitas tumbuhan dan hewan yang ada di danau akan berbeda-beda sesuai dengan kedalaman dan jaraknya dari tepi. Karena hal itu, ekosistem danau dibagi menjadi 4 daerah yaitu daerah litoral, daerah limnetik, daerah profundal, dan daerah bentik.

a) Daerah litoral

Ekosistem Air Tawar
Daerah litoral adalah daerah tepi perairan ekosistem danau yang dangkal sehingga cahaya matahari dapat masuk dan menembusnya dengan optimal. Adapun tumbuhan dalam daerah ini identik  terdiri atas tumbuhan air yang berakar dengan daunn mencuat ke atas permukaan danau. Beragam jenis ganggang yang melekat, siput dan remis, crustacea, ikan, serangga, amfibi, reptilia air, dan reptil semi air seperti kura-kura, itik, angsa, ular, dan mamalia yang sering mencari makan adalah beberapa animalia yang biasa menghuni daerah litoral ini.

b) Daerah limnetik

Daerah limnetik adalah daerah yang jauh dari tepi ekosistem danau tapi masih bisa ditembus cahaya matahari. Daerah limnetik dihuni oleh berbagai fitoplankton, ganggang, dan cyanobaktery. Ganggang dan fitoplankton berfotosintesis dan berkembang biak dengan kecepatan tinggi di musim panas dan musim semi. Mereka dimangsa oleh zooplankton dan udang-udangan kecil. Zooplankton dan udang kecil dimangsa ikan-ikan kecil Ikan kecil dimangsa oleh ikan besar, lalu ikan besar dimangsa oleh ular, kura­-kura, dan burung pemakan ikan.

Ekosistem Danau

Daerah litoral, daerah limnetik, daerah profundal, dan daerah bentik

c) Daerah profundal

Daerah profundal adalah daerah perairan ekosistem danau yang dalam dan tidak dapat ditembus oleh cahaya matahari. Daerah ini dihuni oleh mikroba dan cacing. Mereka menggunakan oksigen di air untuk melakukan interaksi melalui respirasi seluler mendekomposisi detritus yang terbawa dari daerah limnetik.

d) Daerah bentik

Daerah bentik adalah daerah dasar ekosistem danau tempat bentos dan organisme mati terdekomposisi.

Selain dikategorikan berdasarkan kemampuan penetrasi cahaya matahari, ekosistem danau juga dikelompokkan berdasarkan produksi materi organiknya. Dalam hal ini, ada 2 jenis danau yaitu danau oligotrofik dan danau eutrofik. Apa danau oligotrofik dan danau eutrofik itu?

a) Danau oligotrofik

Danau oligotrofik adalah danau dalam yang kekurangan makanan karena fitoplankton di daerah limnetiknya tidak produktif. Ciri-ciri danau ini antara lain airnya jernih, dihuni oleh sedikit mahluk hidup, serta di dasar danau terdapat banyak oksigen sepanjang tahun.

Ekosistem Danau

Danau oligotrofik

b) Danau eutrofik

Danau eutrofik adalah danau dangkal yang kaya kandungan makanan karena fitoplankton di daerah limnetiknya sangat produktif. Ciri-ciri danau ini adalah airnya keruh, terdapat beragam organisme, dan oksigen hanya terdapat di daerah profundal.

Nah, itulah informasi seputar klasifikasi ekosistem danau. Ekosistem danau adalah salah satu ekosistem air tawar yang emiliki kondisi lentik karena airnya tidak mengalir. Ketahui bebeberapa contoh ekosistem air tawar lainnya di link ini: http://www.ebiologi.com/2015/06/ekosistem-air-tawar-dan-contoh.html.

0 Response to "Ekosistem Danau, Ekosistem Air Tawar yang Lentik (Tak Mengalir)"