eBiologi.com

Fungsi Enzim Tripsin dalam Proses Pencernaan Protein

Tripsin adalah salah satu enzim protease yang berperan aktif dalam proses pencernaan protein di dalam tubuh. Enzim yang memiliki kemampuan dalam menghidrolisis suatu protein menjadi ukuran lebih kecil ini, banyak ditemukan dalam sistem pencernaan mahluk hidup vertebrata, contohnya manusia dan mamalia lainnya. Pada artikel kali ini, kita akan mengulas tentang fungsi enzim tripsin dalam tubuh manusia, bagaimana cara kerja enzim ini dalam proses pencernaan protein, serta mengenai informasi lainnya seputar enzim protease satu ini. Silakan disimak!

Fungsi Enzim Tripsin

Dalam sistem pencernaan, keberadaan tripsin amatlah penting. Protein yang masuk ke dalam tubuh berukuran sangat besar, sehingga tidak bisa terserap langsung oleh lapisan usus halus. Disinilah fungsi enzim tripsin bekerja. Mereka menjadi katalisator dalam proses pencernaan protein. Mereka mengubah ukuran protein menjadi lebih kecil melalui beberapa tahapan proses.

Fungsi Enzim Tripsin

Produksi Enzim Tripsin

Sama seperti protease lainya, tripsin diproduksi di pankreas sebagai protease tripsinogen inaktif. Karena masih dalam keadaan inaktif, untuk bisa bekerja tripsin terlebih dahulu harus distimulasi. Stimulasi tersebut dilakukan oleh cholecystokinin. Zat tersebut akan merangsang zymogen inaktif tripsinogen keluar dan menuju ke dalam duodenum.

Setelah berada di duodenum, selanjutnya adalah tugas dari enteropeptidase yang berfungsi memecah tripsinogen menjadi tripsin dengan pembelahan proteolitik. Sebenarnya katalis otomatis bisa terjadi dengan menggunakan tripsinogen sebagai subtratnya tanpa memerlukan perantara lainnya, namun bila itu terus terjadi maka akan kerusakan fatal pada pankreas mungkin akan terjadi. Untuk itu, mekanisme ini diperlukan untuk mencegah autodegradation dari pankreas.

Fungsi Enzim Tripsin dalam Proses Pencernaan

Secara sederhana fungsi enzim tripsin adalah untuk memecah protein menjadi ikatan peptida yang lebih sederhana sehingga dapat diserap oleh usus halus dan dapat masuk ke dalam aliran darah. Enzim tripsin di dalam duodenum bekerja mengkatalisis dan menghidrolisis ikatan peptida dan membuat protein menjadi peptida yang lebih kecil. Produk peptida yang terbentuk akan dihidrolisis kembali oleh enzim protease lainya menjadi asam amino yang kemudian akan diserap oleh tubuh dan masuk ke aliran darah.

Mekanisme Enzim Tripsin

Pada dasarnya, mekanisme kerja dan sifat enzim tripsin sama dengan enzim protease lainya. Asam amino merupakan susunan terkecil dari protein yang terdiri dari tiga basa nitrogen yang bisa masuk ke dalam sistem peredaran darah manusia, sehingga protein kompleks yang telah dimakan oleh manusia akan dirubah menjadi bentuk sederhana sebelum masuk ke dalam peredaran darah. Sel dalam tubuh akan menyusun ulang asam amino untuk disintesis menjadi protein kembali yang mendukung kebutuhan sel. Bersama dengan enzim pepsin, tripsin bekerja untuk membantu penyerapan atas protein pada makanan di dalam lambung.

Manfaat Dan Kegunaan Enzim Tripsin

Dalam beberapa kajian, disebutkan bahwa selain berfungsi sebagai katalisator proses pencernaan protein, enzim tripsin juga dapat dimanfaatkan sebagai vaksin meningitis. Enzim ini terdapat dalam jumlah banyak di dalam pankreas babi. Meskipun pada dasarnya babi merupakan hewan yang diharamkan dalam agama islam, namun dengan adanya teknologi masa kini, enzim tersebut tetap dapat digunakan sebagai vaksin pengobatan para muslim, tentunya dengan melepaskan label haram yang dimilikinya.

Akibat Kekurangan Enzim Tripsin

Gangguan yang sering terjadi bila kita kekurangan enzim tripsin adalah malapsorpsi (ganguan penyerapan). Malapsorsi dapat dilihat dari gejala yang timbul seperti perut kembung, nafsu makan menjadi berkurang, dan juga diare. Kekurangan enzim dalam tubuh sendiri dapat terjadi karena beberapa hal, salah satunya adalah karena aktivitas enzim tripsin.

Zat Anti Tripsin

Kedelai adalah salah satu komoditas kacang-kacangan yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia. Namun, di dalam kacang satu ini sebetulnya terdapat zat yang dapat menghambat kinerja dari enzim tripsin. Zat tersebut dikenal dengan istilah zat anti tripsin.

Akibat masuknya zat anti tripsin ke dalam tubuh, kerja enzim tripsin dalam pankreas akan menjadi terhambat, sehingga minimbulkan pembengkakakan (hipertrofi) pada pankreas. Namun aktifitas dari anti tripsin ini dapat dihilangkan. Cara perendaman disertai dengan pemanasan atau pengukusan diketahui dapat menghilangkan kandungan zat anti tripsin dalam kedelai. Perlu diketahui bahwa selain dalam kedelai, zat anti tripsin juga dapat dijumpai pada hampir semua jenis kacang-kacangan yang sering kita konsumsi, seperti kacang hijau dan kacang tanah.

Demikian ulasan singkat tentang fungsi enzim tripsin yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Fungsi Enzim Tripsin dalam Proses Pencernaan Protein"