eBiologi.com

Jaringan Parenkim pada Tumbuhan, Fungsi, Ciri, dan Gambar Lengkap

Jaringan parenkim merupakan suatu jaringan penyusun tumbuhan yang terdapat paling banyak dan ditemukan hampir pada semua bagian organ tumbuhan. Jaringan parenkim merupakan penyusun utama tumbuhan sehingga ia kerap disebut jaringan dasar atau ground tissu. Jaringan parenkim memiliki banyak sekali fungsi. Tanpa jaringan yang satu ini tumbuhan tidak dapat melakukan aktivitas metabolismenya. Pada artikel kali ini, kita akan membahas fungsi jaringan parenkim tersebut beserta ciri-ciri dan gambarnya lengkap. Silakan disimak!

Jaringan Parenkim

Secara filogenetis, jaringan parenkim dianggap sebagai jaringan pemula karena pada dasarnya tubuh tumbuhan-tumbuhan primitif yang ada pada masa silam ternyata hanya tersusun oleh jaringan ini. Parenkim pada perkembangannya juga merupakan tindak lanjut dari hasil pertumbuhan meristem dasar.

Ciri-ciri Jaringan Parenkim

Jaringan Parenkim pada Tumbuhan, Fungsi, Ciri, dan Gambar Lengkap
Jaringan parenkim adalah jaringan heterogen yang tersusun atas sel-sel parenkim yang menyebar baik pada batang, akar, empulur, korteks, jaringan-jaringan fotosintetis, mesofil daun, daging daun, endosperm biji, dan dalam buah. Meski merupakan jaringan hetoregen, jaringan parenkim masih dapat dibedakan dengan jelas melalui ciri-ciri khusus yang dimilikinya. Ciri-ciri jaringan parenkim tersebut antara lain:
  1. Sel penyusunnya berbentuk segienam atau segi banyak (polihedral).
  2. Di bagian tengah ruang selnya terdapat sentra vakuola besar berisi zat-zat makanan cadangan
  3. Dalam protoplasma biasanya terdapat plastida baik leukoplas, kloroplas, maupun kromoplas
  4. Terdapat banyak ruang antarsel (intercellular spaces) yang menunjang pertukaran atau peredaran gas-gas dalam tubuh tumbuhan.
  5. Dapat membelah secara embrional maupun secara meristematik.
  6. Parenkim mempunyai dinding sel tipis dan jika mengalami penebalan biasanya terdiri dari selulosa yang masih lentur.
  7. Dinding selnya jarang sekali mengandung lignin, kecuali organ yang telah tua.
  8. Dinding sel yang telah menebal umumnya mempunyai plasmodesmata yang dapat membantu kelancaran pertukaran zat.
Selain dapat dibedakan melalui 8 ciri umum tersebut, jaringan parenkim juga dapat diidentifikasi melalui ciri-ciri khusus yang disesuaikan dengan fungsi utamanya berdasarkan letak jaringan parenkim itu sendiri. Contohnya, jaringan parenkim pada mesofil daun, korteks batang, dan empulur yang berfungsi untuk fotosintesis mengandung kloroplasma dan menyusun jaringan kolenkim. Jaringan parenkim pada tumbuhan higrofit berfungsi sebagai penyimpan air  mengandung tanin dan vakuola. Serta jaringan parenkim yang berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan memiliki:
  1. Larutan vakuola yang mengandung senyawa N dan gula terlarut dalam akar Beta vulgaris.
  2. Cairan plasma yang mengandung protein dan minyak dalam biji Ricinus communis.
  3. Kristal yang mengandung pati dalam endosperm, umbi, kotiledon, dan buah.

Fungsi Jaringan Parenkim

Sel-sel penyusun jaringan parenkim ialah sel berdinding tipis yang bersatu membentuk bagian inti struktur tanaman non-kayu seperti akar, batang, dan daun. Sel-sel pada jarenkim juga dapat membentuk korteks atau pengisi utama batang, lapisan dalam sel organ daun, serta endosperm benih dan pulpa buah. Adapun secara umum fungsi jaringan parenkim berdasarkan letaknya tersebut antara lain:
  1. Sebagai penyokong tubuh saat vakuola terisi air.
  2. Sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.
  3. Tempat fotosintetis.

Macam Macam Jaringan Parenkim

Berdasarkan fungsinya, jaringan parenkim dikelompokkan menjadi 4 macam yaitu parenkim asimilasi, parenkim penimbun, parenkim air, dan parenkim udara.
  1. Parenkim asimilasi adalah jaringan parenkim yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. Biasanya terletak di daun, buah, dan batang yang berwarna hijau. Ciri-ciri jaringan parenkim ini, terdapat kloroplas yang menjadi tempat utama berlangsungnya kegiatan fotosintesis.
  2. Parenkim penimbun adalah jaringan parenkim yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan berupa protein, lemak, amilum, atau gula tepung. Ciri jaringan parenkim ini antara lain terdapatnya  bentuk partikel padat, larutan vakuola, atau cairan sitoplasma. Jaringan parenkim penimbun umumnya terletak pada, umbi akar, umbi lapis, empulur batang akar rimpang (rizoma), atau biji.
  3. Parenkim air adalah jaringan parenkim yang berfungsi sebagai penyimpan air. Jaringan ini umumnya dimiliki oleh tumbuhan xerofit (hidup di daerah kering), epifit, dan sukulen.
  4. Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang berfungsi sebagai penyimpan udara. Ciri-ciri jaringan parenkim ini adalah memiliki ruang antarsel yang cukup besar. Umumnya terdapat pada batang atau daun tumbuhan hidrofit (tumbuhan yang hidup di air).

Nah, demikianlah pembahasan kami mengenai jaringan parenkim, mulai dari ciri-ciri, fungsi serta macam-macamnya. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

0 Response to "Jaringan Parenkim pada Tumbuhan, Fungsi, Ciri, dan Gambar Lengkap"