eBiologi.com

9 Fungsi Ginjal bagi Tubuh Manusia beserta Contoh Aplikasinya [Utama!]

Ginjal adalah salah satu organ penting dalam sistem ekskresi pada manusia. Manusia umumnya memiliki sepasang ginjal yang masing-masing terletak di bagian kanan dan kiri rongga perut. Meski hanya berukuran panjang sekitar 10 cm dan berat 200 gram, ginjal ternyata memiliki fungsi yang sangat luar biasa penting. Apa saja fungsi ginjal tersebut bagi kehidupan dan kesehatan tubuh manusia? Simak jawabannya berikut ini!

Fungsi Ginjal

Secara sederhana, kita tentu sering mendengar bahwa ginjal hanya berfungsi sebagai organ penyaring darah dan penghasil urine. Namun, lebih dari itu ginjal ternyata juga memiliki banyak fungsi lain bagi tubuh kita. Beberapa fungsi ginjal tersebut antara lain sebagai organ penjaga keseimbangan air, kadar asam, dan basa dalam tubuh, mengatur kadar kalium darah mengekskresikan zat-zat yang merugikan dari tubuh, memproses ulang zat, mengatur volume cairan di dalam darah, mengatur keseimbangan kimia darah, mengendalikan kadar gula darah, serta sebagai organ penghasil zat dan hormon.

Fungsi Ginjal

1. Untuk Menyaring Darah

Setiap hari, kita mengkonsumsi makanan untuk dapat bertahan hidup. Makanan yang dikonsumsi melalui sistem pencernaan selain menghasilkan energi juga menghasilkan zat sisa berupa racun atau toksin. Racun tersebut bila tidak dibuang tentu akan terakumulasi di dalam tubuh manusia dan membahayakan kesehatannya. Di sinilah fungsi ginjal diperlukan.

Darah yang mengangkut hasil kerja sistem pencernaan akan disaring ginjal untuk memisahkan zat yang dapat digunakan untuk diubah menjadi energi dengan zat-zat yang bersifat racun yang tidak dibutuhkan tubuh. Dalam sehari, ginjal menyaring sekitar 200 liter darah dan menghasilkan sekitar 2 liter zat sisa yang kemudian dibuang melalui urine (kencing).

Untuk menjalankan fungsi tersebut, ginjal mengandalkan nefron –bagian ginjal yang berfungsi untuk menyaring darah. Tanpa bagian ginjal satu ini, manusia akan keracunan akibat akumulasi zat racun yang diperoleh dari makanan yang dikonsumsinya.


2. Membentuk Urine

Seperti yang sudah dibahas pada posting sebelumnya mengenai proses pembentukan urine, kita mengetahui bahwa peran dan fungsi ginjal dalam salah satu kegiatan metabolisme tersebut juga sangat besar. Urine yang merupakan hasil penyaringan darah oleh ginjal mengandung zat racun yang tidak lagi diperlukan oleh tubuh. Kandungan urine sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi, namun biasanya mereka memiliki kandungan utama berupa air, amonia, dan urea.

3. Menjaga Keseimbangan Air dalam Tubuh

Fungsi ginjal bagi tubuh manusia juga terkait erat dengan keseimbangan air. Ginjal mengeluarkan sekitar 2 liter air setiap harinya melalui urine. Pengeluaran air yang dilakukan ginjal ini adalah wujud dari fungsi ginjal dalam menjaga keseimbangan air dalam tubuh manusia. Jika tidak ada ginjal, maka jumlah air dalam tubuh manusia akan sangat meningkat dan membahayakan bagi tubuh. Tekanan osmotik air ekstraseluler (di luar sel) dalam tubuh akan sangat tinggi sehingga akan berakibat pada terganggunya fungsi jantung dalam memompa darah. Ini juga merupakan salah satu contoh adaptasi fisiologi.

Fungsi Ginjal

4. Mempertahankan Keseimbangan Kadar Asam dan Basa

Ginjal juga berfungsi dalam mempertahankan stabilitas asam basa dalam tubuh manusia. Ia akan membuang sebagian asam atau basa jika tubuh mengalami kelebihan dari salah satunya. Tanpa fungsi ginjal satu ini, tubuh manusia akan sangat mudah rusak. Contoh sederhananya adalah apabila tubuh kelebihan asam maka kita akan mengalami masalah pada otot misalnya terserang asam urat.

5. Mengatur Kadar Kalium dalam Darah

Kalium (K) adalah salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk membuat semua sel, jaringan, dan organ dapat berfungsi dengan baik. Akan tetapi bila kadarnya terlalu tinggi, tubuh akan mengalami hiperkalemia. Hiperkalemia adalah kondisi yang menyebabkan otot jantung berhenti berdetak. Sedangkan apabila kadarnya terlalu rendah, maka tubuh akan mengalami beberapa masalah seperti kelelahan, kelemahan otot, kulit kering, dan gerak refleksnya menjadi lambat. Dalam dua kondisi tersebut, fungsi ginjal-lah yang memainkan peranan penting dalam mengatur kadar kalium dalam darah manusia. Ginjal akan membuang atau menyerap kalium yang masuk ke dalam nefron.

6. Mengekskresikan Zat-Zat yang Merugikan bagi Tubuh

Ginjal akan mengekskresikan zat-zat yang bersifat racun bagi tubuh. Beberapa zat seperti urea, amoniak, asam urat, creatinin, bakteri, garam anorganik, dan juga obat-obatan jika jumlahnya banyak dan terakumulasi terus menerus akan membuat kesehatan tubuh kita menjadi lemah. Ginjal membuang racun-racun tersebut melalui urine. [Baca Juga : Fungsi Enzim Pepsin]

7. Memproses Ulang Zat

Fungsi ginjal selanjutnya adalah untuk memproses dan mengembalikan zat-zat yang masih berguna bagi tubuh. Jika sebelumnya zat-zat tersebut akan dibuang, maka ginjal terlebih dahulu akan menyaringnya dan mengembalikan zat tersebut untuk kembali digunakan tubuh. Zat-zat seperti glukosa, garam, air, dan asam amino akan dikembalikan ke darah oleh ginjal melalui proses reabsorpsi.

8. Mengatur Keseimbangan Kandungan Kimia dalam Darah

Melalui proses pembentukan urine, ginjal secara tidak langsung juga berfungsi dalam mengatur keseimbangan kimia darah. Kadar garam, kadar kalium, asam, basa, gula, dan beberapa bahan lainnya yang terkandung dalam darah diatur sedemikian rupa agar tetap seimbang dan sesuai bagi metabolisme tubuh.

Contoh sederhana yang dapat membuktikan fungsi ginjal ini adalah mekanisme pengaturan kadar gula darah melalui hormon insulin dan adrenalin. Hormon insulin adalah hormon yang dapat menurunkan kadar gula darah, sedang hormon adrenalin adalah hormon yang berfungsi menaikan kadar gula darah. Kedua hormon yang dihasilkan ginjal ini sangat penting terutama bagi penderita diabetes melitus.

9. Penghasil Zat dan Hormon

Ginjal juga merupakan organ penghasil hormon-hormon penting yang dibutuhkan tubuh. Beberapa hormon tersebut di antaranya eritropoietin, kalsitriol, dan renin.
  • Hormon eritroprotein (EPO) berfungsi menstimulasi peningkatan laju pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang.
  • Hormon renin berfungsi untuk mengatur tensi atau tekanan darah dalam tubuh.
  • Hormon kalsitriol berfungsi membentuk vitamin D, mempertahankan kalsium serta kandungan kimia di dalam tubuh.

Nah, demikianlah beberapa fungsi ginjal bagi tubuh manusia dan penjelasannya. Dari pemaparan di atas, kita dapat menarik pelajaran bahwa ginjal ternyata meski berukuran kecil tapi ia memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh. Sudah semestinya kita dapat menjaga kesehatan ginjal kita.

0 Response to "9 Fungsi Ginjal bagi Tubuh Manusia beserta Contoh Aplikasinya [Utama!]"