eBiologi.com

10 Tingkat Organisasi Kehidupan dalam Objek Kajian Biologi

Biologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal tentang mahluk hidup dan kehidupannya. Kehidupan masing-masing mahluk hidup tersebut dipelajari dengan seksama melalui pemahaman suatu tingkatan organisasi yang terstruktur. Adapun dalam pembelajaran biologi tersebut, telah disusun suatu struktur tingkat organisasi kehidupan yang berlaku secara universal di seluruh dunia. Berikut ini kita akan membahas struktur tingkat organisasi kehidupan tersebut mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi lengkap dengan penjelasannya. Silakan disimak!

Tingkat Organisasi Kehidupan

Struktur organisasi kehidupan yang telah disusun oleh para ahli biologi mengenal 10 tingkatan. Tingkat terendah dimulai oleh molekul, dilanjut dengan sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, dan bioma.

Tingkat Organisasi Kehidupan

1. Tingkat Molekul

Setiap inti sel yang dimiliki makhluk hidup mengandung molekul organik yang berperan dalam mengendalikan struktur dan fungsi sel. Inti sel tersebut juga membawa rekam informasi genetik yang dapat diturunkan melalui proses reproduksi sel. Molekul organik tersebut berupa DNA (deoxyribonucleic acid asam deoksiribonukleat) dan RNA (ribonucleic acid asam ribonukleat). Keduanya berperan sebagai pengatur sintesis protein yang terjadi di dalam sel.


2. Tingkat Sel

Tingkat Organisasi Kehidupan
Sel adalah unit kehidupan yang paling kecil. Berdasarkan jumlah sel penyusunnya, kita mengenal mahluk hidup dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu mahluk hidup uniseluler (terdiri dari satu sel) dan mahluk hidup multiseluler (terdiri dari banyak sel). Beberapa contoh mahluk hidup uniseluler misalnya protozoa, bakteri, dan alga. Mereka melangsungkan metabolisme tubuhnya di dalam satu buah sel saja. Sedangkan makhluk hidup multiseluler, seperti tumbuhan dan hewan disusun oleh banyak sel yang masing-masing mempunyai bentuk dan fungsi yang berbeda-beda.

3. Tingkat Jaringan

Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Tubuh hewan misalnya terdiri atas beragam jenis jaringan seperti jaringan otot, jaringan darah, atau jaringan epidermis. Contoh mahluk hidup yang berada dalam tingkat organisasi kehidupan jaringan misalnya Porifera dan Coelenterata. Keduanya mempunyai lapisan sel pembentuk tubuh (diploblastik), yaitu lapisan terluar (ektoderm) dan lapisan terdalam (endoderm).

4. Tingkat Organ

Dalam tingkat organisasi kehidupan, organ dianggap sebagai suatu kumpulan jaringan yang mempunyai fungsi tertentu. Contoh organ dalam tubuh manusia misalnya jantung, paru-paru, dan lambung.

5. Tingkat Sistem Organ

Sistem organ disusun oleh beberapa organ yang saling berinteraksi satu sama lain dalam melaksanakan suatu fungsi di dalam tubuh. Sebagai contoh, sistem peredaran darah manusia, yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah, berfungsi untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Sistem organ adalah tingkat organisasi kehidupan yang kemudian menyusun suatu individu tingkat tinggi.

6. Tingkat Individu

Di tingkat individu, berlangsung mekanisme kompleks yang terjadi karena koordinasi dan regulasi bermacam-macam sistem organ. Tubuh manusia adalah satu contoh nyata tingkat organisasi kehidupan yang berupa individu.

7. Tingkat Populasi

Populasi adalah sekumpulan individu yang berada di waktu dan tempat yang sama. Di sekitar lingkungan kita terdapat bermacam-macam populasi, seperti populasi pohon kelapa, populasi burung merpati, populasi rumput, populasi cacing tanah, populasi manusia, dan sebagainya.

8. Tingkat Komunitas

Komunitas adalah tingkat organisasi kehidupan yang tersusun atas sekumpulan populasi yang berada pada waktu dan tempat yang sama. Contoh komunitas yang dapat kita jumpai sehari-hari misalnya komunitas padangrumput, yang terdiri dari populasi alang alang, populasi rerumputan, populasi belalang, populasi cacing tanah, populasi kupu-kupu, dan sebagainya.

9. Tingkat Ekosistem

Dalam tingkat organisasi kehidupan, ekosistem dianggap sebagai suatu interaksi yang terjadi antara populasi penyusun komunitas dengan lingkungannya seperti sinar matahari, tanah, air, dan udara. Contoh ekosistem antara lain ekosistem sawah, ekosistem air tawar, ekosistem air laut, dan sebagainya.

10. Tingkat Bioma

Bioma adalah sekumpulan ekosistem yang melingkupi suatu wilayah luas. Contoh dari beberapa bioma besar yang terdapat di bumi kita antara lain  bioma gurun, bioma padang rumput, bioma hutan gugur, bioma hutan hujan tropis, bioma taiga, dan bioma tundra. Suatu bioma umumnya memiliki iklim khas sehingga terdapat tipe-tipe organisme (tumbuhan dan hewan) khas yang dapat beradaptasi di lingkungan tersebut.

Demikianlah pemaparan mengenai struktur tingkat organisasi kehidupan dari yang terendah hingga yang tertinggi lengkap dengan contoh-contohnya. Semoga dapat bermanfaat.

0 Response to "10 Tingkat Organisasi Kehidupan dalam Objek Kajian Biologi"