eBiologi.com

5 Contoh Batuan Beku Dalam dan Ciri Cirinya

Batuan beku atau batuan intrusif atau batuan plutonik, adalah satu dari 3 jenis batuan penyusun litosfer bumi. Batuan beku terbentuk dari proses pendinginan dan pengkristalan magma yang dihasilkan di perut bumi. Adapun berdasarkan tempat terbentuknya, batuan beku dibedakan menjadi batuan beku dalam dan batuan beku luar. Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang salah satu dari 2 jenis batuan beku tersebut. Kita akan membahas tentang contoh batuan beku dalam mulai dari karakteristik dan ciri cirinya, hingga kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Silakan disimak!

Contoh Batuan Beku Dalam

Batuan beku dalam adalah batuan beku yang terbentuk dari proses pembekuan magma lambat yang terjadi di dalam permukaan bumi. Karena terbentuk dengan lambat, batuan beku umumnya memiliki ciri utama berupa kandungan mineralnya yang relatif besar. Ciri-ciri tersebut dapat kita temukan misalnya pada beberapa contoh batuan beku dalam berikut ini.

Contoh Batuan Beku Dalam

1. Batuan Diorite

Diorit merupakan salah satu contoh batuan beku dalam yang di Indonesia, cukup banyak ditemukan di daerah Pemalang dan Banjarnegara, Jawa Tengah. Batuan ini memiliki beberapa ciri, di antaranya mempunyai tekstur feneris, warnanya gelap, dan mineralnya yang bertekstur kasar hingga sedang.

Dilihat sekilas, batuan diorite memang sangat mirip batuan gabro. Akan tetapi, jika ditinjau dari sisi kimia, diorite umumnya mempunyai tingkat keasaman yang lebih tinggi. Alam kehidupan sehari-hari, batuan beku dalam ini umumnya digunakan untuk keperluan hiasan  ornamen dinding, pondasi bangunan, dan bahan pengeras jalan. [Baca Juga : Jenis Jenis Batuan]


2. Batuan Gabbro

Gabro adalah contoh batuan beku dalam yang terbentuk saat magma cair di dalam permukaan bumi terperangkam sehingga perlahan-lahan menjadi dingin dan mengeras. Batuan gabro memiliki beberapa ciri, di antaranya memiliki tekstur kasar dengan warna gelap berisi piroksen, feldspar, atau olivin.

Gabro sering ditemukan mengandung nikel, kromium, kobalt, perak, emas, platinum, dan tembaga sulfida. Adapun dalam kehidupan sehari-hari, batuan ini umumnya digunakan untuk batu hias, paving, nisan, dan ornamen dinding.

3. Batuan Granite

Granit adalah kasar, berwarna terang, batuan beku intrusif yang berisi terutama mineral kuarsa, feldspar, dan mika. spesimen atas adalah sekitar dua inci (lima sentimeter) di seluruh. Granit merupakan contoh batuan beku dalam yang paling mudah kita temukan. Batu granit memiliki ciri utama antara lain rata-rata berukuran besar, teksturnya keras dan kuat, dan berwarna hitam. Karena ciri dan sifat tersebut, batuan granit umumnya digunakan sebagai bahan kontruksi.

4. Batuan Pegmatite

Pegmatite adalah contoh batuan beku dalam yang bisa mengalami metamorfosis sehingga juga termasuk ke dalam contoh batuan malihan. Batuan pegmatit memiliki ciri di antaranya berwarna terang, tekstur sangat kasar, terbentuk di dekat batas antara dapur magma dan ruang kristalisasi, serta sering ditemukan mengandung mineral langka. Mineral-mineral pegmatit tersebut antara lain :
  • Logam-logam ringan (Be silikat, Li silikat, Al silikat),
  • Logam-logam berat (Sn, W, Au, dan Mo),
  • Unsur-unsur jarang (Niobium, Tantalum, Iodium (Y), Zr, Ce,La, U, Th,Ti), dan
  • Batuan mulia (ruby, beryl, sapphire, topaz, rose quartz, turmalin rose, smoky quartz, dan rock crystal).

5. Batuan Peridotit

Peridotit adalah contoh batuan beku dalam yang mempunyai nilai ekonomis sangat tinggi karena merupakan batuan induk dari bijih nikel. Batuan ini bersifat ultra basa dengan komposisi perbandingan mineral olivin 70 : piroksen 30. Ciri batuan beku dalam ini adalah ukuran kristalnya cukup besar, berwarna gelap kehijauan, dan teksturnya sangat kasar. Batuan ini kadang juga ditemukan sejumlah kecil mineral amphibole, kuarsa, feldspar,atau piroksen.

Nah, demikianlah beberapa contoh batuan beku dalam yang dapat kami jelaskan pada kesempatan ini. Di artikel selanjutnya, kita akan membahas mengenai contoh dari batuan beku luar. Untuk membacanya, silakan menuju link ini. Terimakasih.

0 Response to "5 Contoh Batuan Beku Dalam dan Ciri Cirinya"