eBiologi.com

7 Ciri Ciri Tumbuhan Monokotil dan Contohnya

Setelah membahas tentang ciri ciri tumbuhan dikotil pada artikel sebelumnya, di kesempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan mengenai ciri ciri tumbuhan monokotil. Apakah tumbuhan monokotil itu? Apa saja contohnya? Simak pemaparan berikut untuk mengetahui jawabannya!

Ciri Ciri Tumbuhan Monokotil

Istilah monokotil berasal dari kata “mono” yang berarti satu dan “kotil” yang berarti biji. Monokotil diartikan sebagai tumbuhan yang hanya memiliki 1 keping biji saja. Bijinya tidak membelah ketika sedang berkecambah. Beberapa contoh tumbuhan monokotil di antaranya padi, jagung, kelapa sawit, kelapa, dan lain sebagainya.

Ciri Ciri Tumbuhan Monokotil
Suatu tumbuhan dapat kita ketahui apakah termasuk monokotil atau dikotil dengan melihat beberapa ciri fisiknya. Ciri ciri tumbuhan monokotil sendiri adalah kebalikan dari ciri tumbuhan dikotil. Ditinjau dari bentuk daun, struktur akar, bentuk bunga, dan struktur batangnya, tumbuhan monokotil memiliki perbedaan yang sangat jelas dibandingkan tumbuhan dikotil. Berikut ini adalah ciri ciri tumbuhan monokotil tersebut.

1. Struktur Akar

Ciri ciri tumbuhan monokotil utamanya dapat kita lihat dari bagaimana struktur akar tumbuhan tersebut di dalam tanah. Tumbuhan monokotil umumnya memiliki sistem akar serabut yang menyebar ke seluruh penjuru dalam melaksanakan fungsinya sebagai pengokoh tumbuh tegak tumbuhan dan sebagai penyerap hara tanah. Akar serabut seperti yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini dapat kita temukan pada beberapa tumbuhan misalnya kelapa, kelapa sawit, padi, dan jagung.

2. Bentuk Daun

Ciri ciri tumbuhan monokotil juga dapat dengan mudah kita ketahui dengan mengidentifikasi bentuk tulang daunnya. Tumbuhan monokotil memiliki tulang daun yang bentuknya melengkung atau sejajar, sangat berbeda dengan contoh tumbuhan dikotil yang umumnya memiliki pola tulang daun menjari atau menyirip.

3. Kaliptra

Pada tumbuhan dikotil, kaliptra atau tudung akar tidak dapat dibedakan secara jelas. Hal ini berbeda dengan tumbuhan monokotil. Kaliptra pada tumbuhan monokotil memiliki ciri fisik yang khas.
Kaliptra adalah jaringan di ujung akar tumbuhan yang berfungsi menembus tanah dengan sifat-sifat khasnya.

4. Kambium

Pada tumbuhan monokotil, akar dan batangnya tidak memiliki kambium. Jika kita menyayat kulit batang atau akar tumbuhan monokotil, kita tidak akan menemukan lendir hijau sebelum jaringan kayu. Inilah yang menyebabkan mengapa tumbuhan monokotil tidak dapat diperbanyak melalui metode perbanyakan vegetatif buatan seperti cangkok, stek, sambung, dan okulasi.

5. Kelopak Bunga

Dengan melihat kelopak bunganya, kita juga dapat mengetahui apakah suatu tumbuhan berkeping biji satu atau dua. Kelopak bunga tubuhan monokotil umumnya berjumlah kelipatan 3. Coba perhatikan gambar kelopak bunga kelapa sawit di bawah ini! Kelapa sawit termasuk contoh tumbuhan monokotil dan bunganya memiliki 3 kelopak.

6. Bentuk Batang

Tumbuhan monokotil umumnya memiliki batang yang khas, yaitu tidak memiliki percabangan dan tidak dapat tumbuh besar. Contohnya, perhatikanlah pohon kelapa di sekitar Anda! Tidak ada yang bercabang bukan? Jelas berbeda dengan tumbuhan dikotil seperti jengkol, rambutan, jambu, dan mangga yang pohonnya bercabang banyak. Oleh karena itu, ciri ciri tumbuhan monokotil inilah yang paling mudah kita gunakan untuk mengidentifikasi apakah suatu tumbuhan termasuk dikotil atau monokotil.

7. Pembuluh Angkut

Jika batang tumbuhan dikotil dipotong, kita tidak akan melihat secara jelas adanya pemisah antara pembuluh kayu (xilem) dan pembuluh tapis (floem) pada penampang batangnya. Hal ini jelas berbeda dengan penampang batang tumbuhan monokotil. Coba perhatikan gambar di bawah ini untuk membedakannya.

Nah, demikianlah ciri ciri tumbuhan monokotil dan contohnya yang bisa saya berikan. Semoga dapat bermanfaat dan mempermudah pemahaman Anda tentang ilmu klasifikasi tumbuhan. Salam.

0 Response to "7 Ciri Ciri Tumbuhan Monokotil dan Contohnya"