eBiologi.com

Metamorfosis Kupu Kupu : Proses, Gambar, dan Penjelasannya

Metamorfosis kupu kupu adalah salah satu contoh metamorfosis sempurna yang paling sering diamati. Metamorfosis kupu kupu sering diamati karena selain serangga ini mudah ditemui, juga karena tampilan dan bentuk setiap tahap pertumbuhan, mulai dari fase telur, fase ulat, fase kepompong, hingga kupu-kupu dewasa dari serangga ini terbilang unik dan menunjukan perubahan yang sangat signifikan.

Di artikel kali ini kami akan membahas bagaimana sejatinya proses metamorfosis pada kupu-kupu tersebut secara lengkap meliputi tahapan, urutan, gambar animasi serta videonya.

Metamorfosis Kupu Kupu

Ada 4 tahap dalam yang harus dilalui seekor kupu-kupu dalam proses metamorfosis yang dilaluinya. Keempat tahap tersebut mengikuti skema seperti disajikan pada gambar metamorfosis kupu kupu di bawah ini.

Metamorfosis Kupu Kupu : Proses, Gambar, dan Penjelasannya

1. Fase Telur

Fase Telur
Metamorfosis kupu kupu diawali dengan fase telur. Induk betina kupu-kupu, setelah terbuahi ia akan bertelur dan meletakan telurnya tersebut di dedaunan. Dedaunan sengaja dipilih agar setelah menetas, bayi kupu-kupu (ulat atau larva) akan mudah memperoleh makanannya.

Dari awal peletakan telur hingga telur menetas biasanya dibutuhkan waktu antara 3 sampai 5 hari. Saat telur menetas, larva akan keluar dari cangkang telur dan memakan cangkang telurnya itu sebagai makanan pertamanya, kemudian memakan daun-daun di sekitarnya sehingga menyebabkan daun-daun tersebut berlubang.


2. Fase Larva (Ulat)

Fase Ulat
Dalam metamorfosis kupu kupu, fase larva atau ulat kupu kupu akan melewati beberapa tahapan pergantian kulit. Tahapan pergantian kulit tersebut, dalam ilmu insektologi disebut instar atau molting. Dalam satu kali siklus larva yakni sekitar 5 sampai 7 hari, kupu kupu akan melewati 4 sampai 6 kali instar.

Secara umum, larva kupu-kupu memiliki bentuk yang beraneka ragam. Ada yang bentuknya silindris, memanjang, ada yang memiliki rambut, tuberkel, filamen, dan ada pula yang memiliki duri.

Setelah mencapai pertumbuhan yang maksimal, larva akan berhenti makan. Ia akan mencari tempat perlindungan. Ia bisa berlindung di sekitar ranting kering, daun-daun tua, atau daun-daun yang sudah berguguran di tanah. Pada fase ini, larva telah mulai memasuki fase prapupa dan melewati tahap instar (ganti kulit) yang terakhir kali sebelum masuk ke dalam fase pupa.

3. Fase Pupa (Kepompong)

Fase Pupa atau Kepompong
Fase pupa atau disebut juga fase kepompong adalah tahap peristirahatan pada proses metamorfosis kupu kupu dari fase larva ke fase imago (kupu kupu dewasa).

Saat periode prapupa, larva akan menggulung dirinya dalam bungkus yang keras dan halus. Bungkus ini melindungi kepompong dari kondisi luar. Kepompong atau pupa ini dapat kita temukan dalam berbagai warna, seperti coklat, hitam, hijau, dan lain sebagainya sesuai dengan warna lingkungan di sekitarnya. Kesamaan warna pupa dengan lingkungan dimaksudkan sebagai kamuflase untuk menghindari serangan para perdator.

Fase pupa biasanya berlangsung antar 7 sampai 20 hari tergantung jenis dan spesiesnya. Mengawali berakhirnya fase pupa, kupu-kupu akan keluar secara perlahan dari ujung kepompong dan memulai tahapan perkembangan selanjutnya menjadi imago.

4. Fase Imago (Kupu-Kupu)

Fase Imago
Pasca keluar dari selubung pupa, kupu-kupu biasanya tidak akan langsung terbang. Ia akan merangkak ke atas bagian pupa dan mengeringkan sayap-sayapnya yang basah dan kusut karena cairan yang terikut dari dalam pupa. Setelah sayap mengering dan kuat, barulah kemudian kupu-kupu belajar terbang hingga akhirnya dapat terbang secara sempurna.

Untuk pertumbuhannya, kupu-kupu akan terbang menghinggapi bunga-bunga dan menyerap sari-sari bunga yang manis pada siang hari menggunakan probosisnya. Sementara malam harinya, ia akan bersembunyi di balik lindungan dedaunan. Kupu-kupu umumnya memang hanya aktif di siang hari, sementara kupu kupu yang aktif di malam hari disebut dengan istilah “ngengat”. [Baca Juga : Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna]

Saat mencari makan, kupu-kupu biasanya terbang secara sendiri-sendiri. Jika kita menemukan mereka terbang bersamaan, itu tandanya mereka sedang akan memulai fase reproduksinya. Kupu-kupu jantan akan membuahi kupu-kupu betina, kemudian kupu-kupu betina akan bertelur dan meletakan telurnya di dedaunan untuk memulai proses metamorfosis kupu kupu selanjutnya.

Nah, demikianlah proses metamorfosis kupu kupu beserta tahapan, skema, gambar, video, animasi dan penjelasannya. Semoga dapat dengan mudah dipahami. Perlu diketahui, jika Anda dapat melihat bagaimana proses metamorfosis kupu-kupu ini secara langsung dengan mata kepala Anda, Anda akan melihat bagaimana kebesaran Tuhan dalam mengatur jalannya kehidupan. Luar biasa!

0 Response to "Metamorfosis Kupu Kupu : Proses, Gambar, dan Penjelasannya"