eBiologi.com

Metamorfosis Lalat : Proses, Tahapan, Gambar, dan Penjelasannya

Lalat termasuk contoh serangga yang mengalami metamorfosis sempurna dalam daur hidupnya. Metamorfosis lalat melalui urutan tahap mulai dari fase telur, fase larva, fase pupa, dan fase imago (lalat dewasa). Secara lengkap, kami akan mengulas pembahasan mengenai tahapan-tahapan proses metamorfosis lalat tersebut di artikel kali ini. Bagi Anda yang ingin mengetahui cara pengendalian lalat yang efektif berdasarkan daur hidupnya, jangan lewatkan pembahasan berikut!

Metamorfosis Lalat

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, proses metamorfosis lalat melalui 4 stadium atau fase. Keempat stadium yang meliputi stadium telur, stadium larva, stadium pupa, dan stadium imago tersebut secara sekilas dapat diilustrasikan dengan gambar berikut ini.

Metamorfosis Lalat

1. Fase Telur

Fase pertama pada proses metamorfosis lalat diawali dengan stadium telur. Telur dihasilkan oleh lalat betina setelah sel telurnya terbuahi oleh spermatozoa lalat jantan. Telur lalat umumnya diletakan secara berkelompok oleh induk betina di tempat-tempat yang kotor, seperti sampah, bangkai, hingga kotoran manusia. Tempat-tempat yang kotor tersebut biasanya mengandung banyak protein yang menjadi makanan larva lalat saat telur menetas nantinya. Selain itu, tempat yang kotor dianggap merupakan tempat yang aman bagi induk lalat untuk meletakan telur karena jauh dari jangkauan para predator. Bentuk telur lalat lonjong bulat dan berwarna putihdengan ukuran panjang 1 sd 2 mm. Dalam proses metamorfosis lalat, telur biasanya akan menetas dalam waktu 1 sd 1 hari hingga kemudian berubah menjadi larva.


2. Fase Larva

Setelah telur menetas, larva lalat atau yang biasa kita sebut belatung akan memakan makanan di sekitarnya. Bentuknya sangat menjijkan terlebih karena ia memakan banyak kotoran. Ia akan tumbuh dan mengalami beberapa kali molting atau instar atau ganti kulit. Seiring pergantian kulit tersebut, tubuh larva akan semakin membesar dan mengeras.

Lama periode larva pada metamorfosis lalat terbilang sangat cepat. Dalam 2 hari saja periode ini terlalui. Di periode ganti kulit yang terakhir, larva lalat akan mencari tempat berlindung. Ia akan memasuki stadium pupa yang kemudian menjadi inaktif.

Metamorfosis Lalat

3. Fase Pupa

Setelah periode instar yang terakhir, larva lalat akan mencari tempat perlindungan untuk bertapa dan menjalani fase pupa. Tempat yang dipilih biasanya adalah tempat yang gelap dan terlindung dari sinar matahari langsung. Struktur tubuh larva akan berubah menyerupai kokon dengan warna coklat dan tekstur yang keras. Larva mulai memasuki periode pupa dan terus tumbuh membelah selama 1 minggu. Pada hari ke 3 hingga hari ke 6 pupa akan mulai membentuk sepasang sayap, hingga akhirnya ia keluar dari selubungnya untuk terbang sebagai lalat dewasa.

4. Lalat Dewasa

Selesai dengan periode pupa, proses metamorfosis lalat dilanjut dengan stadium imago. Lalat dewasa yang keluar dari selubung pupa mulai terbang kesana kemari untuk mencari makan. Makanannya adalah zat-zat organik yang membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap. Periode imago lalat dewasa memang terbilang sangat pendek, yaitu hanya sekitar 21 hari. Kendati begitu, dalam masa hidupnya tersebut lalat bisa menghasilkan lebih dari 900 butir telur. Peletakan telur oleh induk betina lalat akan mengawali proses metamorfosis lalat-lalat keturunannya. [Baca Juga : Proses Metamorfosis Kecoa]

Nah, demikianlah sekilas ulasan mengenai bagamana proses metamorfosis lalat mulai dari tahapannya hingga gambar ilustrasinya. Dari pemaparan di atas, bagaimanakah teknik yang tepat untuk mengendalikan populasi lalat di rumah? Jawabannya adalah dengan selalu membersihkan lingkungan sekitar dari sampah-sampah yang menjadi tempat peletakan telur lalat. Jika lalat tak bisa meletakan telur karena tidak ada tempat yang kotor, maka lalat tidak akan berkembang biak dan menjadi banyak di sekitar rumah Anda. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Metamorfosis Lalat : Proses, Tahapan, Gambar, dan Penjelasannya"