eBiologi.com

20+ Contoh Limbah Cair, Gambar, dan Penjelasannya

Berdasarkan wujudnya, jenis jenis limbah dapat digolongkan ke dalam 3 jenis, yaitu limbah, padat, cair, dan gas. Pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang salah satu dari 3 jenis limbah tersebut, yaitu tentang limbah cair. Nah, bagi Anda yang belum tahu tentang pengertian limbah cair, contoh limbah cair, dan cara penanganannya, silakan simak pembahasan singkat berikut ini.

Pengertian dan Contoh Limbah Cair

Pengertian limbah cair adalah limbah dalam bentuk cair yang dihasilkan dari proses produksi maupun proses konsumsi dalam kegiatan industri maupun rumah tangga. Limbah cair umumnya dapat dibuang ke badan air setelah melalui proses pengolahan untuk mencapai baku mutu air limbah agar ia tidak merusak kehidupan organisme yang ada di badan air.

Contoh Limbah Cair

Secara umum, limbah cair memiliki karakteristik tertentu sehingga ia dapat digolongkan ke dalam bahan limbah. Beberapa di antaranya adalah tingkat keasamaan (pH) yang tinggi, kandungan bahan organik, kandungan minyak, atau kandungan bahan berbahaya lainnya. Sedikitnya kami telah merangkum 6 contoh limbah cair yang terdapat di sekitar lingkungan kita beserta cara penangannya berikut ini.



1. Limbah cair rumah tangga

Yang pertama adalah limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Limbah ini biasa dikenal dengan istilah limbah cair domestik. Yang termasuk di dalamnya adalah air sabun yang dihasilkan saat mandi, air deterjen yang dihasilkan setelah mencuci baju, air tinja, bekas cucian peralatan masak yang mengandung minyak, dan lain sebagainya.

Limbah cair rumah tangga umumnya keberadaannya hanya sedikit dan tidak langsung mempengaruhi kehidupan organisme di badan air. Oleh karena itu, biasanya ia langsung dibuang lewat saluran pembuangan yang tersambung dalam sebuah kampung. Kendati begitu, di wilayah perkotaan, karena jumlah rumah tangga (penduduk) yang padat, limbah cair domestik akan menjadi masalah besar bagi rusaknya kelestarian sungai. Buktinya, kita tidak dapat menemukan organisme yang hidup di sungai-sungai perkotaan seperti sungai di Jakarta.

2. Limbah cair tahu

Siapa yang tidak suka tahu? Hampir semua kita tentu pernah atau bahkan sangat menggemari makanan yang diproduksi dari sari kacang kedelai ini. Namun, tahukah Anda bila dalam proses produksi tahu terdapat beragam jenis limbah yang dihasilkan dan perlu penanganan serius. Salah satunya adalah limbah cair tahu yang dihasilkan dari proses pencucian kedelai dan proses koagulasi (penggumpalan) bubur kedelai menjadi tahu. Limbah cair ini memiliki pH yang sangat rendah (sangat asam) sehingga bila dibuang langsung ke badan air, maka akan mencemari lingkungan sekitar. Bukan hanya itu, karena mengandung banyak protein, ia juga dapat terurai dan mengeluarkan aroma busuk.

3. Limbah cair pencucian lump

Ban motor, karet gelang, dan beberapa benda yang kita gunakan sehari-hari dibuat dari karet alam yang menggumpal (lump). Dalam industri pengolahan bahan mentah lump menjadi bahan setengah jadi yang siap diolah kembali, dihasilkan contoh limbah cair pada proses pencuciannya. Limbah ini mengandung protein tinggi sehingga akan mengeluarkan bau busuk jika langsung dibuang tanpa diolah terlebih dahulu. Protein dapat terurai dengan bantuan mikroorganisme menjadi asam amino dan amoniak.

4. Limbah industri laundry

Di daerah perkotaan, banyak orang yang menggunakan jasa laundry untuk mencuci pakaiannya. Dalam menjalankan bisnisnya, usaha laundry menghasilkan contoh limbah cair berupa air sisa cucian yang mengandung banyak deterjen. Meskipun wangi, air limbah ini mengandung pH yang tinggi dan membahayakan kehidupan biota air, terlebih bila jumlahnya terlalu banyak.

5. Limbah cair pengolahan kopra

Kopra adalah daging kelapa yang diasap untuk dijadikan bahan baku pembuatan minyak kelapa. Dalam industri kopra, kita dapat menemukan contoh limbah organik cair. Limbah tersebut adalah limbah air kelapa. Limbah ini terbilang tidak membahayakan, namun bila dibuang terus menerus dalam jumlah banyak tentu dapat merusak kenyamanan hidup. Untuk itu, limbah ini biasanya diolah dan dijadikan bahan baku pembuatan nata de coco.

Nah, itulah beberapa contoh limbah cair yang dapat kami jelaskan. Anda bisa yang menyebutkan contoh limbah cair lainnya? Jika bisa, silakan tuliskan jawabannya di kolom komentar. Dan dari 5 contoh yang telah disebutkan, dapat kita simpulkan bahwa pengolahan limbah cari harus dilakukan dengan mekanisme yang sesuai dengan karakteristik limbah yang ada lewat instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Limbah cair baru dapat dibuang ke badan air setelah baku mutunya sudah sesuai dengan baku mutu air yang ada di badan air.

0 Response to "20+ Contoh Limbah Cair, Gambar, dan Penjelasannya"