eBiologi.com

Besaran Vektor dan Besaran Skalar : Pengertian, Contoh, dan Perbedaan

Selain dapat dibedakan berdasarkan satuannya menjadi besaran pokok dan besaran turunan, besaran juga dapat dibedakan berdasarkan arahnya.

Ya, berdasarkan arahnya besaran dibedakan menjadi 2 yaitu besaran skalar dan besaran vektor. Apakah besaran skalar dan besaran vektor itu? Apa yang membedakan keduanya? Seperti apa contoh besaran vektor dan besaran skalar itu? Untuk tahu jawabannya, silakan simak pembahasan berikut ini!

Besaran Skalar

Besaran skalar adalah besaran yang memiliki nilai tapi tidak memiliki arah. Artinya, nilai besaran ini tidak ditentukan dari arahnya. Contoh besaran skalar misalnya adalah massa, panjang, waktu, kelajuan, suhu, luas, jarak, volume, kerapatan muatan, arus listrik, potensial listrik.

Besaran Vektor dan Besaran Skalar

a. Massa
Massa adalah besaran yang menyatakan kelembaman suatu benda. Massa termasuk contoh besaran skalar karena nilainya tidak ditentukan oleh arah. Dalam penulisannya, besaran ini cukup dituliskan nilai dan satuannya.

b. Volume
Volume juga termasuk contoh besaran skalar. Dalam penulisannya, volume cukup dijabarkan nilai dan satuannya. Satuan volume sendiri adalah satuan panjang pangkat 3, seperti m3, cm3, hektare, dm3 dan lain sebagainya.

c. Luas
Selain massa dan volume, luas juga termasuk contoh besaran skalar. Luas adalah besaran yang menyatakan ukuran hamparan suatu bidang datar. Luas diketahui dengan mengalikan ukuran panjang dan lebar suatu wilayah. Oleh karenanya, luas memiliki satuan panjang pangkat 2.

Besaran Vektor

Besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan memiliki arah. Artinya, nilai dari besaran tersebut ditentukan oleh arah. Contoh besaran vektor misalnya kecepatan, percepatan (m/s*2), gaya (N), impuls, momentum, medan magnet, medan listrik, perpindahan, dan tekanan (Pa).

a. Kecepatan
Kecepatan termasuk contoh besaran vektor. Alasannya adalah nilai besaran ini sangat ditentukan kemana arah gerakan benda yang mengalami kecepatan. Dalam penulisannya, kecepatan dituliskan secara lengkap mulai dari nilai, satuan, serta arahnya.

b. Gaya
Gaya adalah besaran yang diperoleh dari hasil kali massa suatu benda yang bergerak dengan percepatan gerakannya. Gaya memiliki satuan N atau Newton, namun ia juga bisa dituliskan dengan satuan kg.m/s2. Gaya termasuk contoh besaran vektor karena nilainya dipengaruhi ke arah mana gaya tersebut bergerak.

c.Tekanan
Tekanan adalah besaran yang menyatakan gaya yang bekerja dalam satu satuan luas. Tekanan juga termasuk contoh besaran vektor. Alasannya adalah karena tekanan dapat bergerak ke segala arah, sehingga perlu diketahui ke arah mana gaya pada tekanan tersebut bergerak. Tekanan kerap dinyatakan dalam satuan pascal atau Pa untuk menghormati Blaise Pascal, seorang ilmuan fisika yang telah banyak menyumbangkan ilmunya dalam kemajuan teknologi fluida.

Tabel Contoh Besaran Vektor dan Besaran Skalar

Contoh Besaran Vektor dan Besaran Skalar

Perbedaan Besaran Vektor dan Besaran Skalar

Dari penjabaran dan penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan adanya beberapa perbedaan antara besaran vektor dan besaran skalar. Perbedaan-perbedaan tersebut di antaranya:
  1. Besaran vektor nilainya ditentukan oleh arah, sedangkan besaran skalar nilainya tidak ditentukan oleh arah.
  2. Besaran vektor ditulis dengan kelengkapan nilai, satuan, dan arahnya, sementara besaran skalar ditulis dengan kelengkapan nilai dan satuannya saja.

Nah, itulah sekilas penjelasan yang dapat kami sampaikan tentang pengertian dan contoh besaran vektor dan besaran skalar. Semoga dapat dipahami dengan baik sehingga bisa membantu pemahaman Anda dalam pelajaran IPA di sekolah. Salam.

0 Response to "Besaran Vektor dan Besaran Skalar : Pengertian, Contoh, dan Perbedaan"