eBiologi.com

10 Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan dan Merugikan

Contoh Gaya Gesek - Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu telah akrab dengan berbagai jenis gaya yang bekerja di sekitar lingkungan kita. Salah satu jenis gaya tersebut adalah gaya gesek. Apakah yang dimaksud dengan gaya gesek itu? Gaya gesek adalah suatu gaya yang bekerja untuk melawan gaya benda bergerak atau benda yang memiliki kecenderungan untuk bergerak. Gaya gesek muncul saat 2 benda saling bersentuhan. Benda yang saling bersentuhan tersebut tidak harus berwujud padat, melainkan bisa juga berwujud cair atau gas.

Contoh Gaya Gesek

Ada banyak contoh gaya gesek yang terdapat di sekitar kita. Sebagian bersifat menguntungkan, namun sebagian lain justru bersifat merugikan. Apa saja contoh gaya gesek yang menguntungkan dan merugikan itu? Silakan simak penjelasan berikut ini.

Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan dan Merugikan

Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan

Suatu benda diciptakan oleh Tuhan YME pasti ada maksud, tujuan, dan manfaatnya. Begitupun dengan gaya gesek. Beberapa penerapan dalam kehidupan sehari-hari membuktikan adanya manfaat dari gaya gesek misalnya:

1. Gaya gesek antara rem dan cakram
Pernahkan Anda menaiki kendaraan? Tentu pernah bukan? Bayangkan bila kendaraan yang Anda tumpangi ternyata tidak dilengkapi rem, tentu akan sangat berbahaya sekali bukan? Adanya rem dapat membuat laju kecepatan kendaraan dapat diperlambat dan dikendalikan. Rem dan cakram saling bergesekan untuk melawan gaya gerak dan kecepatan laju kendaraan melalui timbulnya gaya gesek.

2. Gaya gesek antara gergaji dan kayu
Contoh gaya gesek yang menguntungkan lainnya adalah gaya gesek antara gergaji dan kayu. Ikatan molekul kayu yang merupakan benda padat terbilang sangat kuat. Untuk dapat memotongnya, dibutuhkan gaya yang cukup besar. Salah satu cara untuk menghasilkan gaya yang besar adalah dengan menciptakan gesekan atau gaya gesek pada molekul kayu tersebut. Oleh karenanya, gergaji dibuat runcing, tipis, dan bergerigi untuk menghasilkan gaya gesek yang besar agar dapat memotong kayu.
3. Gaya gesek antara amplas dan kayu
Penggunaan amplas merupakan contoh penerapan gaya gesek yang menguntungkan. Amplas digunakan untuk menghaluskan permukaan benda. Dengan permukaannya yang kasar, amplas menghasilkan gaya gesek yang sangat besar sehingga mampu membuat permukaan benda lain yang bersinggungan dengannya menjadi halus.

4. Gaya gesek antara lantai dan kaki
Semakin licin lantai, maka gaya gesek yang dihasilkannya ketika bersentuhan dengan benda lain pasti akan semakin kecil. Oleh karenanya, kita akan terjatuh bila berjalan di atas lantai yang licin, sebab tidak ada gaya yang menahan gerakan kaki kita. inilah salah satu bentuk dan contoh penerapan gaya gesek yang paling sederhana.

5. Gaya gesek antara penghapus dan tulisan
Tentu kalian pernah menulis dengan pensil bukan? Saat tulisan yang dibuat ternyata salah, Anda pasti akan menghapus tulisan tersebut. Nah, proses menghapus tulisan tersebut ternyata juga merupakan penerapan contoh gaya gesek. Penghapus yang digerakan maju mundur dapat menciptakan gaya yang dapat melepaskan partikel pensil di kertas, sehingga Anda bisa meniupnya.

Contoh Gaya Gesek yang Merugikan

Selain dapat memberikan keuntungan, gaya gesek juga bisa menimbulkan banyak kerugian. Beberapa contoh gaya gesek yang merugikan di antaranya yaitu

1. Gaya gesek antara gear dan rantai kendaraan
Sepeda motor bergerak karena adanya tarikan rantai yang memutar gear ban belakang kendaraan. Selain gear dapat bergerak, gear juga mengalami gaya gesek dan rantai yang terus memutar. Gaya gesek ini membuat gear mengalami keausan bila terlalu sering digunakan. Gigi-gigi gear yang tajam, lambat laun akan menjadi tumpul dan harus diganti.

2. Gaya gesek antara alas kaki dan aspal
Sepatu dan sandal yang kita gunakan terus menerus lambat laun alasnya akan menipis. Ini disebabkan gaya gesek antara alas kaki dan aspal yang bekerja terus menerus. Menipisnya alas kaki karena hal tersebut merupakan contoh gaya gesek yang merugikan. Kita harus membeli sepatu baru bila alas sepatu tersebut sudah semakin tipis.

3. Gaya gesek antara benda dengan lantai
Pernahkah Anda menarik karung berisi beras? Jika pernah, Anda tentu dapat membedakan lebih sulit mana menarik karung di atas lantai keramik dengan menaring karung di atas jalan aspal. Jawabannya tentu akan lebih sulit bila menariknya di atas jalan aspal. Mengapa hal ini bisa terjadi? Alasannya adalah karena permukaan jalan aspal yang kasar menciptakan gaya gesek yang lebih besar. Adanya gaya gesek tersebut akan membuat kita mengeluarkan lebih banyak tenaga dan energi untuk memindahkan karung tersebut. Itulah mengapa hal ini merupakan contoh gaya gesek yang merugikan.

4. Gaya gesek antara ban dan jalan
Ban kendaraan mengalami gaya gesek yang ditimbulkan permukaan jalan. Permukaan ban yang berupa karet lambat laun akan gundul sehingga membuat kita harus menggantinya secara berkala. Ban yang gundul sangat membahayakan pengendara karena tidak dapat menciptakan gaya gesek yang kuat dengan jalan.

5. Gaya gesek antar komponen mesin kendaraan
Dalam mesin kendaraan, terdapat proses pembakaran yang menciptakan gerakan-gerakan mekanik. Gerakan-gerakan antara benda-benda yang salin bertautan di dalam mesin membuat mesin mengalami keausan. Keausan disebabkan karena adanya gaya gesek yang besar, untuk memperkecil gaya gesek antar komponen dalam mesin, diperlukan pelumas seperti oli atau minyak sehingga mesin tidak cepat panas saat digunakan.

Nah, sudah cukup jelas bukan contoh-contoh gaya gesek yang kami jelaskan? Jadi dapat kita simpulkan bahwa gaya gesek dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, sebagian ada yang bersifat menguntungkan, dan sebagian lainnya bersifat merugikan. Ada yang bisa menyebutkan contoh lain dari penerapan gaya gesek? Silakan tulis di kolom komentar! Salam.

0 Response to "10 Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan dan Merugikan"